Karena Kau Begitu Berharga, Muslimah

Posted on

sa

 

 

 

 

 

 

 

Meyda Safira mengguncang Universitas Negeri Malang (UM), tepatnya mengguncang Aula D4 lantai 4 Fakultas Ekonomi. Meyda safira mengisi Talkshow Kemuslimahan yang diadakan oleh divisi Muslimah Development (MD) LDF Muslim Studi FE UM pada tanggal 20 Oktober 2013 kemarin. “Be an Amazing Muslimah with Your Inner Beauty”, itulah grand tema dalam acara kemarin.

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, seperti Telkomsel, Yayasan Sosial Nurul Hayat, Wardah Cosmetic, Catur Enterprise, Toko Buku Diskon Togamas, dan Bunga Farisa. Untuk memeriahkan acara, panitia mendatangkan grup Nasyid Muslimah “Muslimah D’essential”. Grup ini anggota Paduan Suara Mahasiswa Catata Sakti Universitas Negeri Malang.

Suasana Aula D4 lantai 4 sangat meriah dengan kedatangan Meyda Safira beserta ibundanya. Kedatangan mereka disambut oleh ratusan peserta yang memadati Aula FE tersebut. Suasana menjadi begitu ramai setelah Meyda Safira duduk di sofa terdepan di hadapan para peserta yang hadir.

Pemateri kedua dalam acara Talkshow Kemuslimahan ini diisi oleh Ustadzah Sri Susanti Tjahjadini. Beliau merupakan Manajer SDM LPIT Kota Malang. Ketika materi disampaikan oleh kedua pemateri, para peserta yang hadir sangat menikmati dengan meyimak dengan seksama.

Fisik yang cantik bukanlah segalanya, Karena kecantikan sesungguhnya berada di dalam hati kita. Tetapi, itu tidak lantas membuat kita melupakan fisik kita.Untuk mempercantik hati kita, tentunya kita juga harus menjaga fisik kita agar tetap sehat. Banyak cara yang bisa digunakan, salah satunya berolahraga secara teratur. Diri kita ialah agen untuk Islam, maka kita harus menjaga kesehatan fisik kita. Di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Seorang muslimah harus mampu menjaga kesehatan fisik dan rohaninya. Untuk menjaga kesehatan rohani, banyak hal yang bisa kita lakukan, seperti menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Nah, untuk terus melakukan perubahan yang lebih baik, selalulah menganggap bahwa diri kita kosong. Seperti layaknya gelas kosong yang belum berisi. Karena jika kita merasa bahwa diri kita masih kosong, maka kita akan terus belajar dan memperbaiki diri. Itulah pesan yang diungkapkan oleh Meyda Safira untuk mengakhiri acara Talkshow Kemuslimahan kemarin.

“ Muslimah, mewangilah sampai ke surga… Aamiin…”

Penulis : Divisi Muslimah Development (MD) 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s