Diklat Direct Selling (DDS) Muslim Studi feat FSLDK UM 2013

Posted on

DSCF0512

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kemarin, (18/05) LDF Muslim Studi FE UM dan FSLDK UM mengadakan acara Diklat Direct Selling (DDS) di Aula E3 Lantai 2 FE UM. acara itu berlangsung sangat meriah karena ratusan ikhwan dan akhwat memadati aula tersebut. Ada moment yang menarik dari acara kemarin, yakni melubernya para akhwat sehingga panitia menempatkan mereka di belakang ikhwan. Ratusan peserta itu dari berbagai SKI yang ada di UM dan tergabung dalam FSLDK UM, seperti Muslim Studi, Seruni, Rohis Fisika, CIS, MIC, FKKB, dll.

Sebagai tuan rumah, LDF Muslim Studi FE UM berupaya memberikan yang terbaik dalam acara kemarin, salah satunya mengundang wakil dekan 3 FE UM , Bapak Drs. Djoko Dwi Kusumajanto, M.Si untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara tersebut. Ketika menyampaikan sambutan tentang DDS, beliau juga membicarakan tentang salah satu proker Muslim Studi yang akan diadakan dalam waktu dekat ini. Proker itu ialah Gebyar Ramadhan Ceria (GRC). beliau berharap acara itu dikonsep sebaik mungkin dan nanti insya allah akan digabungkan dengan agenda Fakultas Ekonomi ketika Bulan Ramadhan 1434 H datang.

Acara kemarin bertambah menarik ketika Bapak Dadang Kriswanto yang notabene menjadi pemateri pertama manyampaikan materi tentang Dakwah Fardiyah. Dengan selingan guyonan dan motivasi-motivasi positif membuat para peserta larut dalam keadaan yang penuh dengan keceriaan. Tawa lepas pun menggema di aula yang beralamat di Jl. Semarang No 5 itu.

Dakwah Fardiyah merupakan materi yang sangat penting dalam acara itu. Karena pada dasarnya acara itu bertujuan untuk memberikan ilmu kepada para ikhwan dan akhwat tentang bagaimana cara yang baik untuk menyambut mahasiswa baru yang akan masuk Universitas Negeri Malang (UM) beberapa bulan lagi. Dakwah fadriyah merupakan ajakan atau seruan ke jalan Allah yang dilakukan seorang da’i (penyeru) kepada orang lain secara individu. Ada banyak kelebihan dari dakwah ini, diantaranya dapat dilakukan secara fleksibel, hubungan dan ikatan lebih mendalam, dll.

Di akhir acara para peserta disuruh untuk terjun langsung kelapangan dan mengaplikasikan materi yang sudah disampaikan oleh pak dadang. Di bagian ini para peserta dituntut untuk bertanya dan meminta nama, nomor hand phone, dan mengetahui jurusan dari objek yang diwawancarai sebanyak mungkin dan nanti yang paling banyak akan mendapatkan hadiah dari panitia.

Penulis : Public Relations 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s