Karakter Muslimah

Posted on Updated on


Jumat, 5 April 2013 Muslim Studi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang mengadakan acara KAMUS (Kajian Kemuslimahan) yang diadakan di Gedung D3.106. Acaranya sangat meriah karena dihadiri oleh puluhan muslimah dengan pemateri yang keren yakni Ukthy Abidah. Tema Kajian Kemuslimahan kali ini ialah “Karakter Muslimah”. Materi yang sangat menarik untuk dipelajari oleh seorang muslimah. 
Untuk menjadi muslimah sejati, tentunya kita harus tahu karakter apa yang harus kita miliki. Ada 10 karakter muslimah yang disampaikan oleh Ukhty Abidah.

1. Iman kepada Allah
Seorang muslimah haruslah beriman kepada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT : “Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dlam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. “ (Q.S. An-Nahl:97)
Seorang muslimah yang beriman, ia akan taat kepada Allah karena merasa diawasi oleh Allah. Ia akan menjaga sikap dan perbuatannya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Berdiam diri di rumah dan tidak bertabaruj
Seorang muslimah hendaknya berdiam diri di rumah jika memang tidak ada kepentingan di luar. Dan hendaknya seorang muslimah tidak bertabaruj (berlebihan) dalam segala hal. Termasuk dalam berhias. Berhiaslah sewajarnya sebagai seorang muslimah. Allah berfirman : “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah sholat, tunaikan zakat, taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Q.S. Al-Ahzab : 33)

3.Menundukkan pandangan dan menjaga dirinya
Allah SWT berfirman : “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. “ (Q.S. An-Nuur : 31)

4. Menjaga lidah dari ghibah dan namimah
Seorang muslimah hendaknya menghindari ghibah (menggunjing) orang lain dan namimah (mengadu domba) orang lain. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Al-Hujuraat :12)

5. Menjaga pendengaran dari nyanyian, ucapan kotor dan lainnya
Allah berfirman di dalam Alqur’an : “(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Luqman : 16)

6. Menghormati suami, menunaikan haknya, berusaha membuatnya tentram, dan menaatinya dalam ketaatan kepada Allah SWT

7. Hemat dalam kehidupan, tidak boros dalam pakaian, makanan dan tempat tinggal
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT : “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (Q.S. Al-Israa’ : 27)

8. Tidak menyerupai laki-laki

9. Berusaha menjaga shalat, puasa, dan sedekah
Allah SWT berfirman : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (Q.S.Al-Baqarah : 286)

10. Hendaknya seorang muslimah menjadi da’i di sekitarnya dan mengajak kepada kebaikan

Penulis : April Setyaningtyas dan Desi Anggrianto (Mahasiswi S1 Manajemen FE UM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s